Di sisi lain, Farhan juga mendorong peningkatan kapasitas penghimpunan zakat di Kota Bandung. Ia menargetkan penghimpunan Baznas Kota Bandung dapat mencapai Rp100 miliar per tahun dalam tiga tahun ke depan.

“Jadi dalam tiga tahun ke depan kita harus bisa mencapai angka Rp100 miliar per putaran bisnis setahun,” katanya.

Farhan mengatakan Pemkot Bandung akan turut membantu upaya penguatan penghimpunan tersebut. Salah satunya melalui penjajakan pemanfaatan instrumen investasi syariah setelah dirinya membawa jajaran Baznas Kota Bandung ke Bursa Efek Indonesia untuk mempelajari pengelolaan investasi syariah.

Menurutnya, pengembangan zakat perlu dilakukan dengan pendekatan kreatif, baik dalam penghimpunan maupun penyaluran, sepanjang tetap memperhatikan prinsip dan tata kelola yang tepat.

Sementara itu, Ketua Baznas Kota Bandung, Momon Imron menyampaikan, sepanjang Januari hingga Juli 2026 Baznas Kota Bandung telah menghimpun dana sebesar Rp16,347 miliar.

Sekitar 92 persen dari penghimpunan tersebut berasal dari zakat, khususnya zakat penghasilan, sementara sisanya berasal dari infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

Pada periode yang sama, Baznas Kota Bandung telah mendistribusikan sekitar Rp15,2 miliar atau kurang lebih 95 persen dari dana yang dihimpun. Penyaluran dilakukan melalui lima program utama, yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, kepedulian atau kemanusiaan, serta dakwah dan keagamaan.

Pada penyaluran bantuan periode Agustus 2026, Baznas Kota Bandung memberikan bantuan kepada sekitar 470 penerima manfaat dengan total sekitar Rp1,73 miliar.

Bantuan tersebut mencakup paket sembako, pendidikan dasar hingga perguruan tinggi, modal usaha, biaya pengobatan, tunggakan BPJS, biaya hidup dasar, alat kesehatan, bantuan rumah tidak layak huni, bantuan kebencanaan, hingga tunggakan kontrakan.

Momon berharap berbagai program dan kolaborasi yang dilakukan Baznas Kota Bandung bersama Pemkot Bandung dan sejumlah lembaga dapat semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat, khususnya para muzaki dan munfik, untuk menyalurkan zakat dan infaknya melalui Baznas Kota Bandung.

“Mudah-mudahan yang hari ini kita lakukan semakin menambah kepercayaan dari para muzaki dan munfik yang sudah menitipkan di Baznas. Mudah-mudahan semakin menambah para muzaki dan munfik yang menitipkan zakat dan infaknya di Baznas Kota Bandung untuk program peningkatan dan penanggulangan kemiskinan di Kota Bandung,” tutur Momon.(Fi)