Prima menilai keberhasilan tersebut merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur pemerintah.
“Keberhasilan para ASN ini adalah sebuah prestasi sekaligus strategi investasi bagi Pemerintah Kota Palembang. Kami berharap kesempatan belajar ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta melahirkan inovasi-inovasi dalam pelayanan publik,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pemerintah tetap berkomitmen membuka kesempatan pengembangan kompetensi bagi ASN lainnya agar kualitas birokrasi terus meningkat.
Menutup Arahnya, Prima mengingatkan seluruh ASN untuk menjaga disiplin, meningkatkan etos kerja, serta memperkuat sinergi antarpemangku kepentingan di lingkungan pemerintah daerah.
“Semangat kemerdekaan harus tercermin dalam kualitas kinerja sehari-hari. Pelayanan publik yang cepat, tepat, ramah, jujur, dan akuntabel merupakan bentuk nyata pengabdian kita kepada masyarakat demi mewujudkan Kota Palembang yang berdaya dan sejahtera,” tegasnya.
Usai apel, Pemkot Palembang juga menyerahkan santunan kepada ASN yang memasuki masa purna bakti pada Agustus 2026.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palembang, Adi Zahri, mengatakan sebanyak 39 ASN yang menerima santunan tersebut.
“Sebanyak 39 ASN yang memasuki masa pensiun menerima santunan, terdiri atas 34 Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh tunjangan hari tua dari PT Taspen, santunan Korpri dan bingkisan dari Bank Sumsel Babel, serta lima PPPK yang menerima santunan melalui Korpri dan bingkisan dari Bank Sumsel Babel,” kata Adi Zahri.
Ia menyebutkan, pemberian santunan itu merupakan bentuk penghargaan dan penghargaan Pemerintah Kota Palembang atas dedikasi para ASN yang telah mengabdi selama bertahun-tahun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.(Sp)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan