Di mana pun bertugas, Pamong Praja Muda merupakan wajah dan simbol negara sebagai bagian dari aparatur negara. Oleh karena itu, masyarakat akan menilai kehadiran suatu negara melalui sikap, perilaku, dan kinerja aparatur.
Presiden menegaskan, jika aparatur bekerja dengan baik, kepercayaan dan kecintaan rakyat terhadap negara akan semakin kuat. Sebaliknya, ketika aparatur mengecewakan masyarakat, yang tercoreng bukan hanya nama pribadi aparatur, melainkan juga kepercayaan rakyat kepada negara.
Rakyat kita tidak perlu pemimpin-pemimpin yang tidak bekerja dengan sebaik-baiknya. Rakyat membutuhkan, bahkan rakyat menuntut, aparatur yang bekerja jujur, disiplin, bersih, tidak curang, berani mengambil keputusan, dan selalu hadir ketika rakyat membutuhkan,” ujarnya.
Presiden berharap Pamong Praja Muda yang baru dilantik mampu mewujudkan pemerintahan yang unggul, efisien, disiplin, dan bebas korupsi.
Mereka juga diharapkan selalu mencintai tanah air serta mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan lainnya. Dengan pemerintahan yang demikian, cita-cita mewujudkan bangsa yang maju, makmur, dan sejahtera dapat tercapai.
“Selalu mencintai tanah air kita, selalu mencintai rakyat kita. Saudara-Saudara adalah anak kandung rakyat. Setialah kepada semua rakyat kita, seolah-olah semua rakyat itu adalah orang tuamu. Pegang teguh Pancasila,” tandasnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan