Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi bukti adanya pertumbuhan kepesertaan atau coverage BPJS Ketenagakerjaan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan, baik pekerja formal maupun pekerja rentan.

 

Hingga Juni 2026, BPJS Ketenagakerjaan telah membayarkan manfaat program sebesar Rp499,1 miliar kepada warga Kota Bogor dengan jumlah kasus sebanyak 32.886. Dari jumlah tersebut, salah satunya berupa manfaat beasiswa dengan total Rp5,2 miliar.

 

Sementara itu, capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) Kota Bogor berada di angka 46,18 persen dari target 63,10 persen. Capaian tersebut menempatkan Kota Bogor di posisi kedua tertinggi di Jawa Barat setelah Kabupaten Purwakarta.