Ia mengingatkan, peristiwa angin kencang pada 3 April lalu yang menyebabkan hampir 100 pohon tumbang di berbagai titik Kota Bandung. Berkat kerja cepat seluruh perangkat daerah, penanganan dapat diselesaikan dalam waktu singkat sehingga aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan belajar mengajar, tetap berjalan normal.

“Itu menunjukkan, Kota Bandung memiliki ketangguhan. Tetapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mencegah bencana agar dampaknya semakin kecil,” katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, Didi Ruswandi menjelaskan, penghijauan menjadi solusi paling efektif dalam mengatasi ancaman krisis air yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah Kota Bandung.

Berdasarkan pendataan BPBD, terdapat 13 kecamatan dan 24 kelurahan yang berpotensi mengalami krisis air bersih, meliputi 114 RW, 167 RT, serta 6.353 kepala keluarga atau sekitar 23.379 jiwa.

Untuk memenuhi kebutuhan minimum warga terdampak, diperlukan sekitar 331.695 liter air setiap hari, atau setara dengan sekitar 70 mobil tangki air per hari. Jika kondisi tersebut berlangsung selama satu bulan, kebutuhan distribusi air diperkirakan mencapai hampir 2.200 mobil tangki.

“Kalau hanya mengandalkan distribusi air bersih, tentu biayanya sangat besar. Solusi permanennya adalah meningkatkan resapan air melalui penghijauan dan penambahan ruang terbuka hijau,” ujar Didi.

Ia menjelaskan, kawasan hijau mampu menyerap sebagian besar air hujan sehingga mengurangi limpasan permukaan yang memicu banjir sekaligus meningkatkan cadangan air tanah saat musim kemarau.

Sebagai bentuk inovasi, BPBD juga menerapkan metode irigasi kapiler untuk menjaga tingkat keberhasilan tanaman selama musim kemarau. Metode tersebut memanfaatkan botol berisi air yang ditanam di dekat pohon sehingga kelembapan tanah tetap terjaga secara bertahap.

Program Rindu Rindang akan berlangsung sepanjang Juli hingga Oktober 2026 melalui penanaman pohon di sejumlah titik, rehabilitasi ruang publik, serta penguatan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.(Fi)