DJP menegaskan bahwa pajak merupakan tulang punggung utama APBN yang digunakan untuk membiayai berbagai sektor penting, mulai dari pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, perlindungan sosial, hingga pelayanan publik lainnya. Dengan meningkatnya penerimaan pajak, kemampuan negara dalam memberikan pelayanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat juga semakin kuat.
Dalam rangkaian peringatan Hari Pajak 2026, DJP menyelenggarakan berbagai kegiatan secara serentak di seluruh Indonesia yang melibatkan pegawai, wajib pajak, mitra strategis, serta masyarakat. Kegiatan tersebut meliputi aksi sosial, edukasi, olahraga, seni, hingga forum dialog perpajakan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pajak bagi pembangunan bangsa.
Selain itu, peringatan Hari Pajak tahun ini juga menjadi momentum untuk mendorong kepatuhan sukarela, memperkuat kepercayaan publik, dan meningkatkan kualitas layanan perpajakan melalui transformasi digital, penguatan integritas, serta pendekatan yang lebih kolaboratif. DJP pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional melalui pemenuhan kewajiban perpajakan, demi mewujudkan Indonesia yang semakin kuat, adil, sejahtera, dan berkelanjutan.(Li)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan