Di Saat orasi Juliadi Juga Menyuruh Semua massa dan duduk menyembah Polisi.
Terlihat Monang Pulungan SH selaku Koordinator Umum tetap mengarahkan massa agar tetap tertib.
Musa Pangabean SH selaku LBH LMP juga menekankan agar Polres Karo cepat tanggap menyelesaikan kasus.
Soni Husni Ginting, saat aksi juga menyampaikan bahwa kasus anaknya juga sudah satu tahun setengah tidak tuntas sampai saat ini, itu menandakan keterlambatan kinerja Polres Karo katanya.
Sementara itu, Ketua Markas Cabang LMP Kabupaten Karo, Gembira Ginting, menyampaikan harapannya kepada awak media. Ia meminta Polres Tanah Karo mengusut tuntas kasus ini hingga akar-akarnya. “Kami minta kasus ini di dalami dengan sungguh-sungguh. Siapa dalang di balik penyerangan ini harus terang benderang,” ujarnya tegas.
Ketua Harian LMP Karo Kompol ( P) Hasian Pangabean SH, MH, Ini kan sudah terorganisir, ada ambulance kenapa tidak di sita dimana keberadaannya, siapa pemberi ambulance kami dengar ada aliran dana ke pelaku, dan kemarin yang tertangkap sudah ada tiga orang padahal pelaku ada berkisar 12 orang, dan infonya yg tiga orang kemarin pun sudah lepas dua orang seharusnya walapun pelaku hanya satu atau tiga orang semua pelaku harus di tangkap. Kami minta prosedur di jalan kan, hadirkan Ambulance Jerusalem yang di pakai dalam penyerangan dan senjata tajam yang di pakai ujarnya.
Menanggapi tuntutan keras itu, Kapolres Tanah Karo, AKBP Pebriandy Sihaloho, berjanji akan segera bertindak. “Kami akan melakukan penangkapan terhadap tersangka lain. Segera kami umumkan DPO baru yang terlibat dalam kelompok penyerangan kemarin,” janji Kapolres di hadapan perwakilan massa.
Hingga berita ini diturunkan, para massa masih bertahan di halaman Mapolres Karo menunggu kepastian tindak lanjut dari aparat. Janji Kapolres kini menjadi ujian bagi kredibilitas institusi kepolisian di mata masyarakat Karo.(Pmg)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan