Kegiatan hari pertama diawali dengan laporan pelaksanaan oleh Direktur Kearsipan Daerah II ANRI, Wawan. Dalam laporannya, disampaikan bahwa agenda ini bertujuan mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk memacu kinerja kearsipan, yang diukur lewat naiknya Nilai Hasil Pengawasan Kearsipan (NHPK). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala ANRI, Mego Pinandito, yang menekankan pentingnya pengembangan kapasitas SDM kearsipan, pembinaan terpadu, serta digitalisasi pengelolaan arsip.

Pada sesi diskusi panel, para peserta disuguhkan pemaparan strategi kearsipan dari sejumlah narasumber, di antaranya perwakilan Kementerian Dalam Negeri (Warsito), Kepala Dispusip Provinsi DKI Jakarta (Nasruddin Djoko S), serta Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Bekasi (Jaoharul Alam). Sesi kemudian diperkuat dengan pemaparan praktisi kearsipan, Drs. Azmi, M.Si, mengenai kiat taktis menindaklanjuti hasil pengawasan kearsipan.

Hari Kedua: Pendalaman Strategi dan Sesi Tanya Jawab Interaktif

Memasuki hari kedua, Kamis (25/6), fokus kegiatan beralih pada pemantapan tata kelola kearsipan nasional yang disampaikan oleh praktisi kearsipan Dra. Sulistyowati, MM, serta pendalaman teknis bersama Ketua Tim Pembinaan Kearsipan Wilayah II.

Langkah Maju Kearsipan Kota Batam

Melalui keikutsertaan intensif selama dua hari ini, Dispusip Kota Batam membawa pulang berbagai rumusan strategis untuk diterapkan di daerah. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini mampu membangun ekosistem kearsipan di lingkungan Pemerintah Kota Batam yang jauh lebih tertib, adaptif terhadap teknologi informasi, akuntabel, dan berkelanjutan.