“Saya berharap setelah dilantik, kinerja Saudara jangan biasa-biasa saja. Harus luar biasa, saya tidak mau lagi ada pejabat yang santai-santai. Kita ini sedang berjuang, khususnya untuk Bapenda dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kita sedang berjuang keras mengejar target pendapatan,” jelasnya.

 

Plt Gubernur, SF Hariyanto juga menyoroti pentingnya optimalisasi sektor pendapatan daerah. Ia menyebut sejumlah perangkat daerah, terutama yang berkaitan dengan pendapatan dan investasi, memiliki peran strategis dalam menopang pembangunan Riau.

Ia menambahkan, upaya peningkatan pendapatan daerah saat ini mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta instansi terkait lainnya.

“Berkat kerja sama antara Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, dan instansi lainnya, gerakan-gerakan untuk meningkatkan pendapatan daerah sudah mulai terlihat. Alhamdulillah, jika dibandingkan dengan tahun lalu, kita sudah mengalami peningkatan yang luar biasa,” ungkapnya.

Diharapkan, tren positif tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan melalui kerja keras seluruh pejabat baru dilantik. Terlebih lagi, jabatan bukan tempat untuk berdiam diri, melainkan ruang untuk menunjukkan kontribusi nyata.

Ia menekankan bahwa tahun ini menjadi momentum penting bagi Riau dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan sasaran pemerintahan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pejabat bekerja disiplin, aktif, dan tidak menunggu perintah.

“Inilah yang kita harapkan. Semua harus bekerja keras, tidak ada lagi yang menunggu tanpa bekerja. Tahun ini adalah tahun di mana Riau betul-betul diuji,” tegasnya.(Zt)