Terkait penataan Pasar Cikarang, pemerintah daerah tengah melakukan kajian menyeluruh untuk menentukan langkah terbaik, mengingat adanya keterkaitan dengan keberadaan Pasar Ramayana di kawasan tersebut.
Asep juga mengajak para pegiat media sosial untuk berperan aktif dalam menyebarkan informasi yang positif dan konstruktif. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Kami berharap pemberitaan yang disampaikan dapat memberikan energi positif, sehingga masyarakat semakin percaya dan mendukung program pemerintah, termasuk dalam hal kepatuhan membayar pajak,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Bekasi, Yan Yan Akhmad Kurnia, menjelaskan bahwa Infocity memiliki dua peran strategis.
“Pertama sebagai penyampai informasi atau publikasi dari pemerintah kepada masyarakat, dan kedua sebagai penyerap aspirasi masyarakat yang nantinya menjadi bahan masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan,” jelasnya.
Ia menambahkan, di era digital saat ini, masyarakat cenderung lebih aktif mengakses informasi melalui media sosial, termasuk Infocity, dibandingkan kanal resmi pemerintah.
Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai platform digital menjadi langkah penting untuk memperluas jangkauan informasi pembangunan.
“Dengan sinergi antara pemerintah, media pers, dan Infocity, diharapkan informasi pembangunan dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif, sehingga mampu meningkatkan literasi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik,” tandasnya.
Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi optimistis dapat menghadirkan komunikasi publik yang lebih inklusif, transparan, dan berdampak positif bagi percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan