Nilai investasi PT Borine Technology Indonesia pada fase 1 mencapai 700 juta dolar AS. Saat ini mereka sudah berkomitmen untuk memperluas pabrik di KEK melalui investasi fase 2 dengan nilai mencapai sekitar 1,4 miliar dolar AS. Besarnya nilai investasi ini menjadi bukti, para investor percaya Jateng merupakan destinasi investasi yang aman, stabil, dan kompetitif bagi pemodal global.

Luthfi menegaskan, kepercayaan dari pihak investor tersebut harus terus dijaga. Maka dari itu, seluruh kepala daerah termasuk kepala dinas diminta untuk menjadi manajer pemasaran, guna menawarkan potensi investasi di masing-masing wilayah.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi juga mendengarkan berbagai masukan dan kekurangan yang perlu dituntaskan bersama. Salah satu masukan dari pihak investor dan pengelola KEK adalah mengenai Pelabuhan Kendal.

Atas masukan itu, pihaknya akan mengintensifkan koordinasi dengan Pelindo dan Kementerian Perhubungan, agar dibuka kembali Pelabuhan Kendal dan Batang, serta revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.(Ft)