Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari konsistensi dalam melakukan rekonsiliasi serta koordinasi secara langsung melalui mekanisme desk to desk.
“Kita selalu intens rekonsiliasi, kita juga konsisten ada desk to desk ya. Sehingga proses pencairan dan penyerapan anggaran bisa diselesaikan tepat waktu,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa penghargaan yang diterima akan menjadi motivasi bagi Pemkot Bogor untuk terus meningkatkan kualitas kinerja dan pelayanan kepada masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pekerjaan dan pelayanan publik, baik pada sektor DAK fisik, pendidikan, maupun kesehatan,” ungkapnya.
Adapun empat penghargaan yang diterima oleh Pemkot Bogor meliputi kategori penyampaian dokumen persyaratan penyaluran DAK Fisik tahap II tercepat pada bidang sanitasi, kemudian penyampaian dokumen DAK Fisik sekaligus batch 1 tercepat pada subbidang pendidikan SD.
Selanjutnya, penyampaian dokumen DAK Fisik sekaligus atas rekomendasi batch tercepat pada bidang kesehatan dan keluarga berencana, serta capaian persentase realisasi penyaluran DAK Fisik Tahun 2025 terbesar dengan realisasi mencapai 99,55 persen dari rencana kegiatan.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan