“Penugasan ini adalah suatu kehormatan. Tidak semua prajurit mendapat kesempatan untuk mengemban tugas operasi. Oleh karena itu, laksanakan dengan penuh kebanggaan, keberanian, dan rasa tanggung jawab, namun tetap berhati-hati dalam menjalankan tugas,” ujar Brigjen TNI Thomas Rajunio.
Kepada seluruh personel Satgas Yonif 315/Garuda yang diberangkatkan, Danrem meminta agar mereka memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
“Jadikan itu sebagai pedoman dalam setiap langkah pelaksanaan tugas. Jaga disiplin, loyalitas, dan kehormatan prajurit. Tidak ada bahwa prajurit Garuda dan Siliwangi adalah petarung yang profesional,” tegasnya.
Danrem juga berpesan agar para prajurit tidak lengah dan tidak ceroboh. Ia meminta seluruh personel untuk tidak meremehkan situasi di lapangan, sekecil apa pun.
“Tidak ada prajurit hebat yang berjuang sendiri,” ujarnya.
Para prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 315/Garuda dijadwalkan berangkat pada Selasa, 5 Mei 2026.(Li)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan