Wagub Rano menambahkan, sejak malam kejadian, Pemprov DKI bergerak cepat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), PMI, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, serta dukungan ambulans untuk evakuasi di Bekasi.

“Saat mendapat informasi, kami langsung memerintahkan jajaran turun ke lokasi. Hingga kini, Transjakarta masih menyediakan shuttle bus di Bekasi untuk membantu mobilitas warga terdampak,” ungkapnya.

Pemprov DKI juga menyiapkan dukungan lanjutan, termasuk kemungkinan bantuan pendidikan bagi anak almarhumah Nur Laila.

“Insyaallah Dinas Pendidikan memiliki program untuk itu. Kami akan pertimbangkan karena beliau bagian dari keluarga besar Pemprov DKI,” ucap Wagub Rano.

Ia turut mengapresiasi Badan Kepegawaian Negara, Kantor Regional V BKN, PT Taspen, BPJS Ketenagakerjaan, serta Baznas (Bazis) DKI Jakarta atas kolaborasi dalam membantu keluarga korban.
Ia pun berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pengingat pentingnya peningkatan keselamatan.

“Semoga ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat komitmen menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Wagub Rano.(Li)