Hasto menilai progrowth dan projob  butuh lintas sektor OPD unit kerja.  Penurunan pengangguran itu tidak bisa diamalkan di rumah, di jalan, tapi di dalam kebersamaan dengan unit-unit kerja yang lain. Progrowth juga sama bagaimana  memikirkan pertumbuhan ekonomi harus terorkestrasi dengan berbagai lintas sektor.

“Tugas kita adalah untuk melayani mereka (masyarakat) semua. Jangan sampai nanti sudah dilantik di sini, besok sudah lupa tidak mau lagi datang ke tempat-tempat seperti ini. Oleh karena itu, saya minta untuk benar-benar menjaga amanah integritas, kejujuran, dan profesionalitas dalam bekerja,” tambahnya.

Selain itu Hasto mengajak para pejabat yang dilantik memiliki rasa empati dan mengembangkan jiwa-jiwa dermawan untuk menolong sesama. Oleh sebab itu setelah pelantikan mereka menebar ikan di Sungai Winongo sebagai wujud syukur dan proenvironment.

“Mau bersyukur beli ikan meskipun nggak seberapa, dilepas untuk cinta kepada lingkungan. Mungkin suatu saat bisa bersama-sama gotong royong bedah rumah warga yang miskin.  Suatu saat nanti kita bersih-bersih sungai bareng-bareng,” tutur Hasto.

Salah satu pejabat yang dilantik Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Raden Roro Andarini sebagai Dewan Komisaris Bank Jogja menyambut baik pelantikan yang diadakan di ruang terbuka hijau Grojogan Tanjung Winongo di bantaran Sungai Winongo.

Diakuinya di antara ratusan ASN yang dilantik itu mungkin ada yang belum pernah datang ke tempat itu. Melihat sisi dari keramaian kota, ternyata di pinggir-pinggir sungai masih banyak hal yang perlu diperbaiki.

“Ini adalah sesuatu yang baru, yang berbeda dari biasanya. Untuk saya ini melanjutkan  langkah-langkah Pak Wali yang selama ini memang dekat dengan masyarakat, dekat dengan lingkungan, di mana kita para ASN ini juga diminta untuk lebih peduli pada lingkungan,” ucap Anda.(Ms)