“Dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Kota Semarang sangat bagus, semua luar biasa,” katanya.
Arganto menjelaskan, setelah ini juga akan ada kejuaraan tingkat provinsi. Di antaranya pekan olahraga provinsi (Porprov) pada Oktober 2026. Sebelum perhelatan itu juga akan dihelat Jateng Padel Championship.
“Nanti akan mirip sama Sirnas, tapi akan kami rumuskan ulang bagaimana sistem pertandingan dan permainan. Ditunggu saja nanti Jateng akan punya turnamen seperti ini lagi,” ujarnya.
Sementara itu, juara kategori Men’s Open Sirnas Padel 2026 seri II-Semarang, Irfandi Hendrawan, mengaku puas dengan capaian dalam turnamen kali ini. Berpasangan dengan Juan Carlos Gama Gonzalez dari Spanyol, ia mampu menundukkan pasangan Mike Tanoso-Christian Alvin Edison di partai final.
“Ini kesekian kalinya berpasangan dengan Juan, sebelumnya di Kuala Lumpur. Ke depan target saya sendiri mau jadi yang terbaik di Indonesia, syukur-syukur bisa membela Indonesia di ajang internasional,” ujarnya.
Irfandi mengapresiasi Kota Semarang dan Jawa Tengah, yang sukses menjadi tuan rumah Sirnas Padel 2026. Event itu menjadi jalan untuk mencari bibit-bibit atlet berprestasi dari Jawa Tengah. Dia berharap lebih banyak turnamen padel di kota-kota lain.
“Perkembangan padel sudah sangat baik, pemain dari berbagai daerah dan provinsi rata semua sekarang. Bagus-bagus banget mainnya. Mereka mau belajar dan improve-nya sangat cepat,” kata atlet yang tergabung di Tambora Padel Academy tersebut.(Ft)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan