Lebih jauh, Pemkab Bogor juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang melalui pembentukan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, khususnya di wilayah barat dan timur. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah pembangunan kawasan pusat layanan terpadu (KPTM) yang akan menjadi cikal bakal pusat pemerintahan baru di wilayah tersebut.

 

Sejumlah proyek strategis juga mulai diarahkan ke wilayah barat, seperti pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi di Cibungbulang, pengembangan kawasan olahraga berskala besar di Rancabungur, serta rencana perpanjangan jalur KRL hingga Jasinga guna mendorong konektivitas dan pertumbuhan ekonomi.

 

Rudy menegaskan, keberhasilan seluruh program tersebut sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah desa.

 

“Saya kerjakan yang besar-besar, sementara implementasinya di lapangan ada di desa. Maka kekompakan dan sinergi menjadi kunci,” tegasnya.

 

Dengan tiga fokus utama tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis dapat mendorong pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

 

Sementara itu, perwakilan kepala desa se-Bogor Barat yang diwakili Kepala Desa Kalong Liud, Jani Nurjaman menyampaikan beberapa isu strategis yang dihadapi desa-desa di wilayah Bogor Barat.

 

“Terima kasih kepada Bupati Bogor yang telah memberikan ruang untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi. Pada pertemuan ini, sejumlah aspirasi bisa langsung disampaikan kepada Bupati Bogor,” ujar Jani.(Red)