“Peningkatan realisasi pajak daerah tertinggi berasal dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor atau PBBKB,” ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Secara umum, total realisasi pajak daerah Riau hingga akhir Maret 2026 mencapai Rp733,74 miliar atau 18,37 persen dari target APBD sebesar Rp3,99 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp658,71 miliar atau 17,68 persen.
Ninno menilai, capaian ini menjadi sinyal positif di tengah dinamika ekonomi masyarakat yang terus bergerak.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk taat membayar pajak tepat waktu. Pajak yang dibayarkan menjadi fondasi utama pembangunan daerah,” katanya. (Ze)
Halaman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan