Selain pemain sepak bola, para pelaku olahraga sepak bola lainnya juga mendapatkan penghargaan seperti Thoriq Alkatiri sebagai Referee of the Year, Fuad Qohar sebagai Assistant Referee of the Year, hingga almarhum Mas Katon sebagai Supporter of the Year. Sementara untuk kategori Legend of the Year, diberikan kepada Tan Liong Houw, pemain sepak bola kenamaan Indonesia di era 1950-an.
“Kami bersyukur untuk waktu yang diberikan pada ayah saya menerima penghargaan ini. Di mana beliau tidak hanya sekadar berolahraga sebagai pemain bola, tetapi merupakan dedikasi di dalam perjalanan hidupnya yang telah dijalani selama puluhan tahun,” ujar Budhi Tanoto, putra Tan Liong Houw yang juga mantan pemain sepak bola.
PSSI Awards 2026 juga memberikan penghargaan atas upaya-upaya pengembangan sepak bola nasional. Di antaranya melalui kategori Provincial Association of the Year yang diberikan kepada PSSI Jawa Timur, Football Development Program of the Year untuk Gala Siswa yang diterima Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, juga Grassroots Development Program of the Year kepada MilkLife Soccer.
Diketahui, PSSI Awards menjadi ajang penghargaan pertama di Indonesia yang secara khusus memberikan pengakuan bagi insan sepak bola. Penghargaan ini bukan semata tentang siapa yang terbaik, tetapi juga tentang siapa yang memberikan dampak, menginspirasi, dan terus mendorong sepak bola kita untuk melangkah maju. Ajang penghargaan ini diharapkan menjadi tolok ukur prestasi bagi talenta-talenta terbaik di olahraga sepak bola indonesia.(Li)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan