Usai pertemuan, Raja Juli menyampaikan bahwa Presiden Prabowo tengah menyiapkan dua kebijakan penting, yakni instruksi presiden (Inpres) terkait penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatra serta gajah Borneo, dan keputusan presiden (Keppres) tentang pembentukan satuan tugas inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.

Menurut Raja Juli, Inpres tersebut menjadi langkah penting untuk menyelamatkan populasi gajah yang saat ini menghadapi ancaman serius akibat menyusutnya habitat alami mereka. Ia menegaskan bahwa tanpa intervensi serius dari pemerintah, kerusakan habitat gajah berpotensi semakin meluas dan mengancam keberlangsungan spesies tersebut.

“Dan kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan ikonik spesies di Indonesia tidak menutup kemungkinan akan punah,” ujar Raja Juli dalam keterangannya kepada awak media usai pertemuan.

Melalui Inpres tersebut, Presiden Prabowo akan memberikan arahan kepada sejumlah kementerian terkait untuk mendukung Kementerian Kehutanan dalam upaya penyelamatan populasi gajah, termasuk dengan membangun koridor habitat yang memungkinkan pergerakan gajah antarwilayah. Selain itu, pemerintah juga akan membangun koridor di dalam kawasan kantong gajah guna memperluas daya jelajah satwa sekaligus mencegah terjadinya perkawinan sedarah yang dapat mengancam keberlanjutan populasi.

“Contohnya di HGU yang sudah terbit, sawit yang terbit di Sumatra akan dibentuk apa yang disebut sebagai area preservasi. Area preservasi yaitu sebuah wilayah yang memungkinkan ada koridor gajah antarkantong tadi sehingga gajah ini dapat bergerak dari satu kantong ke kantong yang lain,” jelas Raja Juli.

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli juga menyinggung langkah konkret Presiden Prabowo dalam mendukung pelestarian habitat gajah, termasuk dengan menyerahkan lahan miliknya seluas 90 ribu hektare untuk konservasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini