Menurutnya, capaian tersebut menjadi sinyal positif bagi dunia usaha, terutama setelah sebelumnya menghadapi berbagai tantangan, mulai dari dinamika politik dan ekonomi hingga pandemi yang berdampak terhadap keberlangsungan usaha, termasuk sektor pusat perbelanjaan di Kota Bogor.
“Dengan kondisi saat ini yang lebih optimistis, ekonomi terlihat lebih cerah dengan buktinya adalah pertumbuhan tingkat ekonomi Kota Bogor menjadi salah satu yang tertinggi di Jawa Barat bahkan di Indonesia, di angka 5,45 persen. Tidak ada kata-kata pesimistis, justru yang ada kata-kata optimistis dan mudah-mudahan kita bisa membersamai kemajuan Kota Bogor, tentunya dengan Bogor Great Mall yang ada di wilayah Tanah Sareal,” ujarnya.
Dirinya berharap, kehadiran Bogor Great Mall dapat memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, membuka peluang usaha, serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat. Ia juga berharap pengelola dan para pelaku usaha di dalamnya dapat terus berkembang bersama Kota Bogor.
Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, Dedie Rachim menuturkan agar Bogor Great Mall dapat dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan pendidikan, kebudayaan, seni, serta kegiatan Pemkot Bogor. Dengan demikian, terjalin hubungan yang saling menguntungkan antara pengelola pusat perbelanjaan, pemerintah, dan masyarakat.
“Semoga para pengusaha, investor, tenant, termasuk pengelola manajemen, lancar, sukses, maju, dan membersamai kita dalam peningkatan ekonomi Kota Bogor ke depan. Dengan kebersamaan masyarakat Kota Bogor, semua harapan kita ini bisa terwujud,” ungkap Dedie Rachim.(Red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan