“Bersama kita tingkatkan kualitas pelayanannya, aksesnya juga kita tingkatkan, kemudian pelayanannya juga harus semakin baik dengan pelayanan yang prima,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur RSUD Kota Yogyakarta, Ariyudi Yunita, menyampaikan penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi. Meski demikian, risikonya dapat dikurangi melalui pola hidup sehat, aktivitas fisik yang cukup, tidak merokok, serta pengendalian tekanan darah, gula darah, dan kolesterol.
“Menjaga jantung bukan hanya tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab kita semua,” tuturnya.
Ia berharap Kompas Jantung menjadi ruang bagi pasien dan keluarga untuk saling memberikan dukungan, berbagi pengalaman, memperoleh edukasi kesehatan, serta meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan dan kualitas hidup.
Ketua Kompas Jantung RSUD Kota Yogyakarta, Suharyanto, menjelaskan pembentukan komunitas ini berawal dari kebutuhan para pasien jantung untuk memiliki ruang komunikasi di luar jadwal kontrol rutin ke rumah sakit. Sebab, selama ini pasien umumnya hanya dapat berkonsultasi langsung dengan dokter saat jadwal pemeriksaan, yang biasanya berlangsung sebulan sekali.
Berangkat dari kebutuhan tersebut, muncul gagasan membentuk komunitas yang dapat memfasilitasi komunikasi dan berbagi pengalaman antarpasien. Gagasan itu kemudian mendapat dukungan dari dokter spesialis jantung RSUD Kota Yogyakarta hingga terbentuk grup komunikasi dan kepengurusan Kompas Jantung.
“Harapannya Kompas Jantung ini jangan hanya menjadi slogan semata, tetapi menjadi wahana atau sarana untuk kita saling mengisi, berdiskusi, saling berbagi, dan sebagai wadah untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat,” jelasnya.
Saat ini, anggota yang tergabung dalam grup komunikasi Kompas Jantung telah mencapai lebih dari 100 orang, dengan sekitar 50–70 anggota aktif. Ke depan, komunitas tersebut diharapkan semakin berkembang melalui berbagai kegiatan edukasi, diskusi, dan aktivitas bersama yang memberikan manfaat bagi pasien maupun keluarganya.(Red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan