Menurut Nawal, kesetaraan penting agar guru PAUD memiliki kesempatan memperoleh berbagai hak dan akses pengembangan profesi. Di antaranya akses terhadap Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta peluang untuk diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kalau kita melihat bagaimana dedikasi dan perjuangan pendidik-pendidik PAUD ini, beliau bukan hanya garda terdepan untuk anak-anak kita memiliki fondasi karakter, akhlak karimah, dan bagaimana dia mencapai cita-citanya,” tuturnya.

Nawal menilai, dedikasi para pendidik PAUD selama ini layak mendapat perhatian yang lebih besar. Tidak hanya berkaitan dengan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga membangun fondasi karakter anak, yang akan menentukan perkembangan mereka pada jenjang pendidikan berikutnya.

Ditegaskan, dengan visi “Ngopeni Bocah, Nglakoni Wajib Setahun Prasekolah”, Gubernur Ahmad Luthfi dan Wagub Taj Yasin memberikan perhatian penuh terhadap pendidikan anak usia dini. Termasuk, kesejahteraan para guru yang diwujudkan melalui program beasiswa dan berbagai pelatihan.

Pada kesempatan itu, dia berharap momentum HUT ke-21 Himpaudi semakin memperkuat semangat para pendidik, dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak di Jawa Tengah.

“Semoga di usia 21 tahun ini, Himpaudi semakin memberikan dedikasi untuk pendidikan anak-anak usia dini di Jawa Tengah. Dan mudah-mudahan apa yang menjadi perjuangan akan menemukan hasil jalan terangnya,” tandas Nawal.(Ft)