Sehingga, setelah jalur ini terhubung, kemacetan di pusat kota akan jauh berkurang, akses mobilitas masyarakat meningkat, serta perekonomian dapat tumbuh.
Sebab, selama ini pengguna jalan yang melintas dari arah Cibinong maupun Dramaga menembus jantung Kota Bogor, melintasi Jalan Raya Tajur untuk menuju Ciawi, Sukabumi, dan Puncak.
Nantinya, setelah jalan ini terhubung, pengguna jalan bisa masuk melalui Simpang Jambu Dua menuju R3 hingga Wangun-Ciawi.
Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengatakan bahwa saat ini pekerjaan yang sedang dilaksanakan yaitu proses pengerasan.
“Pengerasan untuk konstruksi dasar atau pondasi sedang berprogres. Setelah itu baru nanti dilakukan pengecoran seperti jalan sebelumnya menggunakan konstruksi rakitan,” ujarnya.
Nantinya, lanjut Esti, setelah akses jalan terbuka tentu warga akan memiliki perumahan di tepi jalan yang berdampak pada peningkatan mobilitas dan pertumbuhan ekonomi.
“Tapi intinya bahwa dengan adanya fasilitas di R3 ini akan tembus nanti Wangun, itu adalah untuk memecah kondisi kemacetan di pusat kota,” ujarnya.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan