6.Bidara SHK (Bidan Ambil Darah untuk Skrining Hipotiroid Kongenital)

Melalui program ini, bidan melakukan pengambilan sampel darah bayi untuk pemeriksaan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) sehingga kelainan dapat dideteksi sedini mungkin dan segera mendapatkan penanganan.

7.Jebol Sanak (Jemput Bola Imunisasi Anak). Melalui inovasi ini, tenaga kesehatan datang langsung ke rumah sasaran sehingga anak-anak yang belum memperoleh imunisasi tetap mendapatkan pelayanan tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

8.Kelambu Hijau (Kelas Kaum Ibu Hamil, Hidup Ideal, Janin Aman dan Unggul)

sebagai wadah edukasi bagi ibu hamil mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan, pola hidup sehat, menyediakan gizi, serta persiapan menghadapi persalinan demi melahirkan generasi yang sehat.

9.Sigap TB 

dijalankan melalui kunjungan langsung ke rumah pasien yang mengalami gejala batuk maupun kontak dekat pasien dengan TB positif. Pendekatan aktif bertujuan mempercepat penemuan kasus, pemeriksaan, serta pengobatan sehingga rantai penularan penyakit dapat ditekan.

10.Direlakan (Digitalisasi Rekap Laporan Kerja Bidan Desa)

Inovasi ini mempermudah bidan desa dalam menyampaikan laporan kerja secara lebih cepat, tertata, akurat, dan efisien.

11.Repot (Daftar Pasien Online Terintegrasi)

Inovasi ini memungkinkan data pasien tersimpan secara terintegrasi sehingga dapat diakses dan diperbarui kapan saja oleh petugas. Sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan pelayanan, akurasi data, serta mendukung pengambilan keputusan dalam pelayanan kesehatan.

Rita menegaskan bahwa inovasi budaya akan terus dikembangkan agar pelayanan kesehatan semakin adaptif terhadap perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat.

“Inovasi tidak berhenti pada sebelas program yang telah kami laksanakan saat ini. Kami akan terus mendorong lahirnya berbagai terobosan baru sebagai bagian dari budaya kerja di Puskesmas Bandar Petalangan. Harapan kami, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin profesional, cepat, mudah, berkualitas, dan berorientasi pada keselamatan serta kepuasan masyarakat,” tutupnya.(Zt)