“Kalau ini diintegrasikan dengan pengembangan perumahan, nanti promosinya beli perumahan tidak perlu beli gas elpiji. Nah ini akan menarik. Dan kita juga akan hemat energi, karena gas ini di negara kita masih impor,” paparnya.
Selain kemandirian energi, Taj Yasin juga memberikan instruksi tegas terkait tata ruang perumahan pada tahun 2026, yang terinspirasi oleh tantangan kebencanaan.
Dia meminta pengembang di bawah naungan Himperra, memastikan setiap unit rumah memiliki sumur resapan dan lahan terbuka yang cukup.
“Tahun 2026 ini kita menghadapi banyak tantangan bencana, mulai dari rob hingga tanah gerak. Saya minta pengembang jangan hanya beton semua. Site plan harus ada sumur resapan, syukur-syukur satu rumah satu sumur resapan, agar kita tidak krisis air tanah dan aman dari banjir,” tegasnya.(Ft)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan