Di tempat yang sama, Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Thomas Rajunio, mengatakan bahwa pemerintah perlu membangun narasi yang baik tentang apa yang telah dikerjakan.

“Bukan hanya program presiden, tetapi semua program pemerintah. Sehingga yang kita hindari tentunya misinformasi, kemudian berita-berita yang tidak benar,” tegasnya.

Mewakili Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan fungsi penyebaran berita dan narasi positif tentang kerja pemerintah harus diimplementasikan di seluruh perangkat Pemerintah Kota Bogor.

“Pembenaran terhadap opini negatif bisa lebih meluas dan diterima masyarakat. Ketika ada hoaks atau misinformasi, hari ini kita tidak lagi mengambil langkah diam, tetapi merespons dengan berita yang faktual dan sebenarnya,” ujarnya.

Ke depan, Pemerintah Kota Bogor juga akan melakukan langkah bermedia sosial dengan menganut prinsip Transparansi, Adaptasi, Empati, dan Komedi seperti yang disampaikan Deddy Corbuzier.(Fi)