Lalu dari sektor Kesehatan Seluruh Puskesmas di Medan kini berstatus BLUD, memberikan fleksibilitas pengelolaan anggaran demi layanan kesehatan yang lebih prima. Selanjutnya dalam pengelolaan BUMD yang kini menjadi motor penggerak ekonomi lokal, termasuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Tak hanya itu, Integrasi CSR digital dan pengembangan layanan publik berbasis AI (Kecerdasan Buatan) juga menjadi Inovasi Masa Depan Kota Medan.

“Kebijakan ini memberikan fleksibilitas agar pelayanan kepada masyarakat lebih prima, kreatif, dan mandiri,” tegas Rico Waas.

Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah, Agus Fatoni, mengapresiasi langkah inovatif Pemko Medan di tengah tantangan ekonomi global. Penilaian ini didasarkan pada tujuh indikator utama, mulai dari pengelolaan BUMD hingga sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE).(Mp)