“Saya bisa sampaikan ini (pelantikan, red) adalah kebutuhan. Karena kita ketahui bersama banyak yang diisi oleh Plt dan sampai hari ini masih ada. Sambil bertahap kita proses bersama-sama,” sambungnya.

Selanjutnya, Andra Soni juga menuturkan selalu memperhatikan Daftar Urut Kepangkatan (DUK) di Pemprov Banten. “Saya sangat memperhatikan daftar urut kepangkatan. Banyak yang sudah berkarya, tapi tidak mendapatkan kesempatan yang sama, bahkan golongannya sudah mentok,” imbuhnya.

Melalui sistem manajemen talenta, kata Andra Soni, seluruh ASN didorong untuk aktif mengembangkan diri dan memperbarui data kinerja mereka. Dan hal tersebut selalu dimonitoring oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melihat perkembangan setiap ASN secara objektif.

“Melalui manajemen talenta ini diminta keaktifan para pegawai untuk meng-input data, sehingga BKD dapat memonitor perkembangan ASN tersebut,” katanya.

Terkait penerapan sistem tersebut, Andra Soni memastikan bahwa manajemen talenta menjadi instrumen untuk menghilangkan praktik subjektivitas dalam pengisian jabatan. (Cr)