Amsakar juga menekankan keutamaan sepuluh malam terakhir Ramadan yang menjadi momentum istimewa bagi umat Islam untuk meningkatkan ibadah.
“Pada sepuluh malam terakhir terdapat malam Lailatulqadar, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, mari kita tingkatkan ibadah dan bersama-sama memakmurkan masjid,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Amsakar turut menyampaikan sejumlah program prioritas pembangunan Pemerintah Kota Batam, khususnya yang berkaitan dengan penguatan infrastruktur di sejumlah wilayah, termasuk Sungai Beduk.
Salah satu program yang disiapkan adalah pelebaran sejumlah ruas jalan untuk mengurangi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan Simpang Panbil. Selain itu, Pemko Batam juga merencanakan pembangunan jalan lingkar selatan yang akan menghubungkan Sungai Beduk dengan Nongsa sepanjang sekitar 9,94 kilometer.
“Pembangunan jalan lingkar selatan ini kami siapkan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Mudah-mudahan program ini dapat menjadi manfaat sekaligus hadiah bagi masyarakat Sungai Beduk,” ujarnya.
Pada kegiatan Safari Ramadan tersebut, Pemerintah Kota Batam juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada dua masjid yang menjadi lokasi kegiatan. Masing-masing masjid menerima bantuan sebesar Rp40 juta sebagai dukungan bagi kegiatan keagamaan serta pengembangan sarana ibadah.(Red)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan