“Ini statusnya masih jalan dengan gorong-gorong di bawahnya. Insyaallah di anggaran perubahan, sesuai arahan gubernur, kita akan ubah statusnya menjadi jembatan dan kalinya akan dibuat seperti dulu lagi, karena sebenarnya ada dua jalur kali di jalan kereta ini,” papar Budi.

Sementara itu, Kepala UPTD Pengelolaan Jalan Jembatan Sarang Cilegon, Tjetjep Hendrawan, menambahkan bahwa pengerjaan telah dilakukan secara maksimal dengan mendorong aliran air. Ternyata di bawah permukaan, kata dia terdapat dua gorong-gorong, di mana salah satunya tersumbat sampah dan yang lain oleh ban bekas.

Ia juga menjelaskan bahwa selain penanganan di Kalimati Kroya, Pemkot Serang bersama Pemprov Banten juga tengah memetakan penanganan banjir di wilayah Ciwaka sesuai arahan Gubernur Banten.

“Gubernur akan segera mengundang pihak BBWSC3 untuk mengkoordinasikan tugas pokok dan fungsinya di kawasan tersebut sebagai bentuk kolaborasi nyata antar pemerintah daerah dalam menangani permasalahan hidrolog,”Jelasnya. (Ss)