Salah satu program yang mendapat perhatian khusus Rico Waas adalah target perbaikan 10.000 gang di Kota Medan. Menurut Rico, realisasinya masih jauh dari target dan perlu menjadi fokus seluruh perangkat daerah terkait.
“Perbaikan 10.000 gang ini masih jauh di bawah 50 persen. Memang pekerjaan fisik berat dan membutuhkan biaya besar, tetapi saya minta terus dipercepat karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” sebut Rico Waas.
Selanjutnya Rico Waas juga menyoroti sejumlah ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, khususnya di kawasan Medan bagian utara yang kerap dikeluhkan masyarakat. Ia meminta koordinasi terus dilakukan agar proses perbaikan dapat segera terealisasi.
Dalam pertemuan itu Rico Waas secara khusus mengingatkan seluruh jajaran agar tidak hanya terpaku pada angka capaian yang terlihat baik di atas kertas. meskipun penilaian yang disampaikan menunjukkan angka capaian sekitar 80 persen lebih hal itu tidak boleh membuat seluruh jajaran cepat berpuas diri.
“Saya tidak suka ABS (asal bapak senang). Jangan sampai yang disampaikan kepada saya hanya angka-angka yang terlihat manis dan indah. Lebih baik disampaikan apa adanya, meskipun pahit, supaya kita bisa melakukan perbaikan,” tegasnya.
Ia menambahkan, evaluasi dilakukan agar janji kampanye yang telah disampaikan kepada masyarakat tidak sekadar menjadi dokumen politik, tetapi benar-benar diwujudkan melalui program yang dirasakan manfaatnya.
“Jangan sampai nanti masyarakat bertanya, mana janji kampanyenya, mengapa belum terealisasi. Karena itu seluruh program harus terus dievaluasi dan diperbaiki,” katanya.
Rico juga menyoroti target penciptaan lapangan kerja yang menurutnya perlu ditingkatkan. Meski target awal 10.000 lapangan pekerjaan telah tercapai, ia menilai angka tersebut masih bisa didorong lebih tinggi.
“Kalau perlu targetkan 10.000 lapangan kerja setiap tahun. Memang berat, tetapi kita harus berani memasang target yang lebih tinggi. Kreativitas dalam menciptakan dan memperluas lapangan kerja harus benar-benar diwujudkan,” ujarnya.
Menutup rapat, Rico kembali menegaskan pentingnya data yang akurat dan program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat.
“Saya tidak ingin data hanya menjadi pemanis. Saya ingin seluruh program ini benar-benar direalisasikan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Medan,” pungkasnya.(Mp)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan