Dijelaskan dr. Effrizal, kejadian bocah 11 tahun tersengat ikan beracun pada Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. ”Kejadian pasien tersengat ikan beracun pada hari lebaran. Karena hari lebaran, petugas kesehatan pun pergi ke darat untuk bersilaturahmi. Namun, setelah mendengar informasi ada pasien tersengat ikan, petugas langsung kembali ke pos kesehatan Pulo Tunda untuk mengobati pasien,”katanya.
dr. Effrizal kembali memastikan, jika tim medis Dinkes Kabupaten Serang sudah memberikan perawatan selama 3 sampai 4 hari kepada pasien sebelumnya. Namun, karena perkembangan kondisi pasien masih terlihat biru-biru akhirnya tim medis merujuk pasien ke Rumah Sakit dr Drajat Prawiranegara atau RSDP Serang untuk memastikan kondisi pasien.
”Sekarang posisi pasiennya di rawat di RSDP dan sebenarnya secara kondisi sudah mulai kempes bengkaknya. Tadi saya sudah menghubungi rumah sakit, ternyata memang sudah tidak ada masalah, cuma memang luka-lukanya sedang dibersihkan. Jadi tinggal pemulihan aja, itu kondisinya sekarang,”jelasnya. (Shn)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan