“Mudik merupakan suatu tradisi, khususnya Jawa Tengah, menjadi sentral terbesar di seluruh Indonesia,” ujar gubernur.
Menurut dia, kelancaran arus mudik dan balik tak lepas dari kerja bersama lintas sektor, mulai dari kesiapan jalan, transportasi gratis, hingga pengamanan dan pelayanan publik selama masa libur Lebaran. Luthfi mengapresiasi seluruh jajaran yang dinilai mampu menjaga layanan tetap berjalan, serta meminimalkan keluhan masyarakat.
“Tidak ada satu pun public complaint (komplain publik) terkait dengan jalan kita,” katanya.
Luthfi juga memastikan pengendalian bahan pokok penting selama masa Lebaran berjalan aman. Ketersediaan kebutuhan masyarakat, termasuk bahan bakar, tetap terjaga berkat kerja bersama seluruh pihak.
Atas capaian itu, Luthfi menyampaikan terima kasih kepada seluruh ASN yang dinilainya telah bekerja dengan tulus untuk masyarakat. Semangat pengabdian itu diharapkan tetap dijaga setelah cuti bersama berakhir.
Dia menegaskan, ASN harus peka dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta menjadikan tugas pelayanan sebagai bentuk pengabdian, bukan sekadar rutinitas birokrasi.(Fi)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan