​“Mudah-mudahan bulan Ramadan ini penuh berkah. Hasil pembangunan diharapkan bermanfaat bagi masyarakat karena telah menggelontorkan anggaran yang cukup besar,” ucapnya.

​Lebih lanjut, Dimyati menjelaskan bahwa saluran irigasi sekunder Cibinuangeun dibangun dengan alokasi anggaran sebesar Rp8,4 miliar. Fasilitas ini diproyeksikan mampu mengairi 2.400 hektare persawahan di wilayah Kecamatan Wanasalam.

​“Kalau tidak dibangun, airnya bisa kering. Pembangunan ini bermanfaat bagi masyarakat di sini sekaligus untuk mewujudkan ketahanan pangan di Provinsi Banten,” tuturnya.

​Sebagai penutup, Dinyati mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar memiliki usia pakai yang panjang.

​”Saluran irigasi jangan dibobok atau dilubangi. Semoga ketahanan pangan kita terus terjaga dan kesejahteraan petani semakin meningkat,” pungkasnya. (Cr)