Program Mudik ke Jakarta menghadirkan berbagai paket wisata, rekreasi, belanja, dan hiburan selama libur Lebaran. Sejumlah pusat perbelanjaan juga menghadirkan promo potongan harga hingga 80 persen melalui program Ramadan Sale yang berlangsung pada 4–31 Maret.

Untuk menarik kunjungan masyarakat, sejumlah kegiatan turut digelar, antara lain Hijab Fashion Show di Tanah Abang pada 12 Maret 2026 serta Festival Eid Mubarak, Tabuh Bedug Kolosal, dan pawai obor pada 19 Maret 2026 di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Dalam Rapim Paripurna yang juga membahas kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran, Gubernur Pramono menekankan pentingnya memastikan keselamatan transportasi, kelaikan kendaraan, serta kesiapan sarana dan prasarana pendukung seperti terminal, stasiun, dan bandara.

“Semua harus dipersiapkan secara matang agar pelaksanaan mudik dapat berjalan dengan baik,” tandasnya.

Pemprov DKI Jakarta juga akan menggelar Car Free Night di kawasan Bundaran HI mulai pukul 22.00 WIB pada malam takbiran. Layanan Transjakarta tetap dioperasikan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

“Ini akan menjadi puncak perayaan berbagai kegiatan keagamaan di Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

Sebagai bagian dari mitigasi angkutan Lebaran, sektor transportasi darat menyiapkan 2.282 armada bus yang akan beroperasi di empat terminal utama dan tiga terminal bantuan. Selain itu, layanan Transjakarta tetap beroperasi selama 24 jam di 14 koridor BRT. Pemprov DKI Jakarta juga akan meresmikan rute baru Transjabodetabek Blok M–Bandara Soekarno-Hatta pada 12 Maret 2026 sebagai upaya memperkuat konektivitas transportasi publik.

Sementara untuk mendukung program mudik gratis, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan keberangkatan 30.774 pemudik menggunakan 709 bus, meningkat dari rencana awal sebanyak 26.000 pemudik. Pelepasan peserta mudik gratis dijadwalkan berlangsung pada 17 Maret 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas).

Gubernur Pramono menegaskan seluruh peserta mudik harus melalui proses verifikasi guna memastikan pelaksanaan program berjalan tertib dan lancar. “Pemudik yang diberangkatkan adalah yang sudah terverifikasi. Jadi tidak ada yang mendadak datang pada hari H,” pungkasnya.(Red)